Tips Buat Kamu!

Pokemon Go Akhirnya Resmi Di Indonesia!

Pokemon GO Akhirnya Resmi dirilis di indonesia.  Setelah penantian yang cukup lama dari para trainers di indonesia, akhirnya mereka ...

Jumat, 16 Februari 2018

Cara Hidup Sehat Ala Remaja? Kenapa enggak?

Bagaimana Sih hidup sehat ala remaja?


Jika kamu ingintumbuh jadi remaja yang sehat, biasakan mengonsumsi makanan sehat dan jalani pola hidup sehat sedari kecil.
Seperti dikutip dari situs Kemkes.go.id, Rabu (16/9/2015), masa remaja sedang dalam masa pertumbuhan sudah tentu membutuhkan asupan gizi seimbang supaya sehat, tumbuh optimal, dan terhindar dari masalah gizi seperti anemia, obesitas, dan kurang gizi.

Lalu bagaimana kah langkah hidup sehat yang baik? Berikut tips nya : 
1. Makanlah beraneka ragam makanan, biasakan makan atau sarapan pagi.
2. Makanlah makanan sumber zat besi, gunakan garam beryodium
3. Makanlah sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi
4. Minumlah air bersih yang aman dan cukup jumlahnya
5. Hindari minuman alkohol dan tidak merokok
6. Lakukan kegiatan fisik dan olahraga secara teratur

Nah,mudah kan? Mulai sekarang yuk jaga pola hidup kita, demi masa depan yang sehat,jasmani maupun rohani, sampai bertemu lagi!

-dikutip dari artikel asli Liputan6(dot)com dengan perubahan.

Senin, 31 Oktober 2016

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang

Internet adalah jendela informasi dunia. Kita dapat mengetahui apapun didalamnya hanya dengan membuka sebuah search engine (misalnya: www.google.com) orang langsung bisa mengetikkan keyword tentang informasi yang ingin dicari. Mesin pencari ini bekerja sangat cepat sehingga mampu menemukan banyak sekali informasi yang dimaksud oleh pengguna. Sehingga tidak heran kalau sekarang orang bisa mengetahui informasi lebih cepat dimanapun dan kapanpun saja. Inilah penyebab utama yang dipertimbangkan oleh semua orang untuk menyampaikan informasi lewat internet. Hampir semua orang dapat berinteraksi dengan internet melalui gadget mereka.

Perkembangan  teknologi Internet yang sangat pesat dan merambah ke seluruh penjuru dunia telah dimanfaatkan oleh berbagai negara, institusi, dan ahli untuk berbagai kepentingan termasuk di dalamnya untuk dunia pendidikan. Sehingga sekarang ini, internet menjadi sebuah kebutuhan tersendiri bagi dunia pendidikan

Pada kesempatan kali ini saya membahas tentang pemanfaatan internet sebagai media pembelajaran. Banyak sekali manfaat yang di dapatkan dengan menggunakan internet untuk mencari sumber referensi bagi semua orang.

1.2. Ruang Lingkup

Ruang lingkup dari karya tulis ini adalah pembahasan tentang penggunaan internet sebagai media pembelajaran khususnya di dalam dunia pendidikan. Dalam hal ini lebih menitik-beratkan pada konsep pembelajaran hingga media yang digunakan dalam pembelajaran melalui internet.

1.3. Tujuan

Adapun tujuan dari karya tulis ini adalah :
1. Untuk mengetahui bagaimana konsep pemanfaatan internet untuk pembelajaran.
2. Untuk mengetahui bagaimana menggunakan internet untuk pembelajaran.
3. Untuk mengetahui jenis pemanfaatan internet untuk pembelajaran.

BAB 2
PEMANFAATAN INTERNET UNTUK PEMBELAJARAN

2.1. Konsep Pemanfaatan Internet Untuk Pembelajaran

Internet, singkatan dari Interconnection And Networking, adalah jaringan informasi global. Internet diluncurkan pertama kali oleh J.C.R. Licklider dari MIT (Massachusetts Institute Technology) pada bulan Agustus 1962.  Rusman (2007) menyebutkan bahwa Internet merupakan perpustakaan raksasa dunia, karena di dalam Internet terdapat milyaran sumber informasi, sehingga kita dapat menggunakan informasi tersebut sesuai dengan kebutuhan.

Pemanfaatan Internet sebagai media pembelajaran mengkondisikan siswa untuk belajar secara mandiri. “Through independent study, students become doers, as well as thinkers” (Cobine, 1997). Para siswa dapat mengakses secara online dari berbagai perpustakaan, museum, database, dan mendapatkan sumber primer tentang berbagai peristiwa sejarah, biografi, rekaman, laporan, data statistik (Gordin et. al., 1995).

Pemanfaatan Internet sebagai media pembelajaran memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut :
1. Dimungkinkan terjadinya distribusi pendidikan ke semua penjuru tanah air dan kapasitas daya tampung yang tidak terbatas karena tidak memerlukan ruang kelas.
2. Proses pembelajaran tidak terbatas oleh waktu seperti halnya tatap muka biasa.
3. Pembelajaran dapat memilih topik atau bahan ajar yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing.
4. Lama waktu belajar juga tergantung pada kemampuan masing-masing siswa.
5. Adanya keakuratan dan kekinian materi pembelajaran.
6. Pembelajaran dapat dilakukan secara interaktif, sehingga menarik siswa; dan memungkinkan pihak berkepentingan (orang tua siswa maupun guru) dapat turut serta menyukseskan proses pembelajaran, dengan cara mengecek tugas-tugas yang dikerjakan siswa secara online.

Perkembangan/kemajuan teknologi Internet yang sangat pesat dan merambah ke seluruh penjuru dunia telah dimanfaatkan oleh berbagai negara, institusi, dan ahli untuk berbagai kepentingan termasuk di dalamnya untuk pendidikan/pembelajaran. Berbagai percobaan untuk mengembangkan perangkat lunak (program aplikasi) yang dapat menunjang upaya peningkatan mutu pendidikan/pembelajaran terus dilakukan.

2.2. Penggunaan Internet Dalam Pembelajaran 

Internet mempermudah para pemakainya untuk mendapatkan informasi-informasi di dunia cyber, lembaga-lembaga milik pemerintah dan institusi pendidikan dengan menggunakan komunikasi protokol yang terdapat pada komputer, seperti Transmission Control Protocol (TCP) yaitu suatu protokol yang sanggup memungkinkan sistem apapun antar sistem jaringan komputer dapat berkomunikasi baik secara lokal maupun internasional.

Berikut ini hal-hal yang dapat difasilitasi oleh adanya Internet:
1. Discovery (Penemuan), ini meliputi browsing dan pencarian informasi-informasi tertentu.
2. Communication (Komunikasi), internet menyediakan jaringan komunikasi yang cepat dan murah. Adapun contoh-contoh media komunikasi yang utama seperti e-mail, chat group (percakapan secara berkelompok), dan newsgroup (gabungan kelompok yang bertukar berita).
3. Collaboration (kolaborasi), kolaborasi meliputi jasa/pelayanan resource-sharing (pertukaran sumber-sumber informasi), yang menyediakan akses pada server-server yang sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Beberapa peralatan yang dikembangkan dalam Internet juga dikembangkan dalam network yang berada dalam suatu organisasi tertentu yang dikenal dengan nama fasilitas intranet. Karena jumlah informasi yang terdapat pada Internet bertambah dua kali lipat dalam setiap tahunnya, maka untuk mempermudah pencarian data yang dibutuhkan, beberapa perusahaan mengembangkan fasilitas pencari data yang bersifat otomatis.

2.3. Internet Sebagai Sumber Belajar

Peranan Internet dalam organisasi sangat menguntungkan karena kemampuannya dalam mengolah data dengan jumlah yang sangat besar. Teknologi informasi sudah menjadi jaringan komputer terbesar di dunia, yang dapat berfungsi dengan baik jika didukung oleh perangkat komputer dengan perangkat lunak yang baik, dan dengan guru yang terlatih baik. Menggunakan Internet dengan segala fasilitasnya akan memberikan kemudahan untuk mengakses berbagai informasi untuk pendidikan yang secara langsung dapat meningkatkan pengetahuan siswa bagi keberhasilannya dalam belajar. Karena Internet merupakan sumber data utama dan pengetahuan.

Melalui teknologi ini kita dapat melakukan di antaranya untuk :
1. Penelusuran dan pencarian bahan pustaka.
2. Membangun program Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) untuk memodelkan sebuah rencana pembelajaran.
3. Memberi kemudahan untuk mengakses apa yang disebut dengan virtual classroom ataupun virtual university.
4. Pemasaran dan promosi hasil karya penelitian.


2.4 Jenis Pemanfaatan Internet

2.4.1 Pembelajaran Berbasis Web

Pembelajaran berbasis web dapat didefinisikan sebagai aplikasi teknologi web dalam dunia pembelajaran untuk sebuah proses pendidikan. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa semua pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi Internet dan selama proses belajar dirasakan terjadi oleh yang mengikutinya maka kegiatan itu dapat disebut sebagai pembelajaran berbasis web.

Mewujudkan pembelajaran berbasis web bukan sekedar meletakkan materi belajar pada web untuk kemudian diakses melalui komputer web digunakan bukan hanya sebagai media alternatif pengganti kertas untuk menyimpan berbagai dokumentasi atau informasi. Web digunakan untuk mendapatkan sisi unggul yang tadi telah diungkap. Keunggulan yang tidak dimiliki media kertas ataupun media lain. Banyak pihak mencoba menggunakan teknologi web untuk pembelajaran dengan meletakkan materi belajar secara online, lalu menugaskan peserta didik untuk mendapatkan (downloading) materi belajar itu sebagai tugas baca. Setelah itu mereka diminta untuk mengumpulkan laporan, tugas dan lain sebagainya kembali ke guru juga melalui Internet. Jika ini dilakukan tentunya tidaklah menimbulkan proses belajar yang optimal.

Kita dapat membayangkan suasana di ruang kelas ketika sebuah “proses belajar” sedang berlangsung. Berapa banyak di antara peserta didik aktif terlibat dalam diskusi dan sesi tanya-jawab? Apa yang mereka lakukan di kelas? Dan tentunya masih banyak lagi pertanyaan-peranyaan lain yang sebenarnya kita sudah mengetahui jawabannya. Proses Monitoring dalam pembelajaran berbasis web lebih sulit daripada di ruang kelas. Menyediakan bahan belajar online tidak cukup. Diperlukan sebuah desain instruksional sebagai model belajar yang mengundang sejumlah (sama banyaknya dengan kegiatan di ruang kelas) peserta didik unuk terlibat dalam berbagai kegiatan belajar.

Satu hal yang perlu diingat adalah bagaimana teknologi web ini dapat membantu proses belajar. Untuk kepentingan ini materi belajar perlu dikemas berbeda dengan penyampaian yang berbeda pula.

2.4.2 Implementasi Pembelajaran Berbasis Web

Model pembelajaran dirancang dengan mengintegrasikan pembelajaran berbasis web dalam program pembelajaran konvensional tatap muka. Proses pembelajaran konvensional tatap muka dilakukan dengan pendekatan Student Centered Learning (SCL) melalui kerja kelompok. Model ini menuntut partisipasi peserta didik yang tinggi.

Untuk merancang dan mengimplementasikan berbasis web, langkahnya adalah sebagai berikut:

 1. Sebuah program pendidikan untuk peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan kampus dengan berbasis web. Program ini dilakukan idealnya selama 5-10 bulan dan dibagi menjadi 5 tahap. Yaitu tahap 1, 3, 5 dilakukan secara jarak jauh dan untuk itu dipilih media web sebagai alat komunikasi. Sedangkan fase 2 dan 4 dilakukan secara konvensional tatap muka.

2. Menetapkan sebuah mata kuliah pilihan di jurusan. Pembelajaran dengan tatap muka dilakukan secara rutin tiap minggu pada tujuh minggu pertama. Setelah itu tatap muka dilakukan setiap 2 atau 3 minggu sekali.

Dua program pendidikan itu disampaikan melalui berbagai macam kegiatan belajar secara kelompok. Belajar dan mengerjakan tugas secara kolaboratif dalam kelompok sangat dominan pada kedua program tersebut.

2.4.3 Pemanfaatan E-learning Untuk Pembelajaran

Menurut Jaya Kumar C. Koran (2002), e-learning adalah pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN, WAN, atau Internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi, atau bimbingan. Adapula yang menafsirkan e-learning sebagai bentuk pendidikan jarak jauh yang dilakukan melalui media Internet.

Perbedaan Pembelajaran Tradisional dengan e-learning yaitu guru dianggap sebagai orang yang serba tahu dan ditugaskan untuk menyalurkan ilmu pengetahuan kepada pelajarnya. Sedangkan di dalam pembelajaran ‘e-learning’ fokus utamanya adalah pelajar. Pelajar mandiri pada waktu tertentu dan bertanggungjawab untuk pembelajarannya. Suasana pembelajaran ‘e-learning’ akan ‘memaksa’ pelajar memainkan peranan yang lebih aktif dalam pembelajarannya. Pelajar membuat perancangan dan mencari materi dengan usaha, dan inisiatif sendiri. Khoe Yao Tung (2000) mengatakan bahwa setelah kehadiran guru/dosen dalam arti sebenarnya, Internet akan menjadi suplemen dan komplemen dalam menjadikan wakil dosen/guru yang mewakili sumber belajar yang penting di dunia.

Cisco (2001) menjelaskan karakteristik e-learning, antara lain:
Pertama, Memanfaatkan jasa teknologi elektronik; di mana guru dan siswa, siswa dan sesama siswa atau guru dan sesama guru dapat berkomunikasi dengan relatif mudah dengan tanpa dibatasi oleh hal-hal yang protokoler;
Kedua, Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan computer networks).
Ketiga, Menggunakan bahan ajar bersifat mandiri (self learning materials) disimpan di komputer sehingga dapat diakses oleh guru dan siswa kapan saja dan di mana saja bila yang bersangkutan memerlukannya.
Keempat, Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer.

Untuk dapat menghasilkan e-learning yang menarik dan diminati, Onno W. Purbo (2002) mensyaratkan tiga hal yang wajib dipenuhi dalam merancang e-learning, yaitu: sederhana, personal, dan cepat. Sistem yang sederhana akan memudahkan peserta didik dalam memanfaatkan teknologi dan menu yang ada, dengan kemudahan pada panel yang disediakan, akan mengurangi pengenalan sistem e-learning itu sendiri, sehingga waktu belajar peserta dapat diefisienkan untuk proses belajar itu sendiri dan bukan pada belajar menggunakan sistem e-learning-nya. Syarat personal berarti pengajar dapat berinteraksi dengan baik seperti layaknya seorang guru yang berkomunikasi dengan murid di depan kelas. Dengan pendekatan dan interaksi yang lebih personal, peserta didik diperhatikan kemajuannya, serta dibantu segala persoalan yang dihadapinya. Hal ini akan membuat peserta didik betah berlama-lama di depan layar komputernya. Kemudian layanan ini ditunjang dengan kecepatan, respon yang cepat terhadap keluhan dan kebutuhan peserta didik lainnya. Dengan demikian perbaikan pembelajaran dapat dilakukan secepat mungkin oleh pengajar atau pengelola.

2.4.4 Teknologi Pendukung E-learning

Dalam prakteknya e-learning memerlukan bantuan teknologi. Karena itu dikenal istilah: Computer Based Learning (CBL) yaitu pembelajaran yang sepenuhnya menggunakan komputer; dan Computer Assisted Learning (CAL) yaitu pembelajaran yang menggunakan alat bantu utama komputer. Teknologi pembelajaran terus berkembang.

Namun pada prinsipnya teknologi tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
1. Technology-based learning
Pada prinsipnya terdiri dari Audio Information Technologies (radio, audio tape, voice mail telephone) dan Video Information Technologies (video tape, video text, video messaging).
2. Technology-based web-learning
Pada dasarnya adalah Data Information Technologies (bulletin board, Internet, e-mail, tele-collaboration).

Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari, yang sering dijumpai adalah kombinasi dari teknologi yang dituliskan di atas. Teknologi ini juga sering dipakai pada pendidikan jarak jauh (distance education), dimaksudkan agar komunikasi antara murid dan guru bisa terjadi dengan keunggulan teknologi e-learning ini.

Rosenberg (2001) mengkategorikan tiga kriteria dasar yang ada dalam e-learning.
Pertamae-learning bersifat jaringan, yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali, mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi. Keduae-learning dikirimkan kepada pengguna melalui komputer dengan menggunakan standar teknologi Internet.
Ketigae-learning terfokus pada pandangan pembelajaran yang paling luas, solusi pembelajaran yang menggungguli paradigma tradisional dalam pelatihan.

Penggunaan e-learning tidak bisa dilepaskan dengan peran Internet. Menurut Williams (1999). Internet adalah ‘a large collection of computers in networks that are tied together so that many users can share their vast resources’.

2.4.5 Kelebihan dan Kekurangan E-Learning

Petunjuk tentang manfaat penggunaan Internet, khususnya dalam pendidikan terbuka dan jarak jauh (Elangoan, 1999; Soekartawi, 2002; Mulvihil, 1997; Utarini, 1997), antara lain:

Pertama, Tersedianya fasilitas e-moderating di mana dosen dan mahasiswa dapat berkomunikasi secara mudah melalui fasilitas Internet secara regular atau kapan saja kegiatan berkomunikasi itu dilakukan dengan tanpa dibatasi oleh jarak, tempat dan waktu.
Kedua, Dosen dan mahasiswa dapat menggunakan bahan ajar atau petunjuk belajar yang terstruktur dan terjadwal melalui Internet, sehingga keduanya bisa saling menilai sampai berapa jauh bahan ajar dipelajari.
Ketiga, Mahasiswa dapat belajar atau mereview bahan perkuliahan setiap saat dan di mana saja kalau diperlukan mengingat bahan ajar tersimpan di komputer.
Keempat, Bila mahasiswa memerlukan tambahan informasi yang berkaitan dengan bahan yang dipelajarinya, ia dapat melakukan akses di internet secara lebih mudah.
Kelima, Baik dosen maupun mahasiswa dapat melakukan diskusi melalui internet yang dapat diikuti dengan jumlah peserta yang banyak, sehingga menambah ilmu pengetahuan dan wawasan yang lebih luas.
Keenam, Berubahnya peran mahasiswa dari yang biasanya pasif menjadi aktif dan lebih mandiri.
Ketujuh, Relatif lebih efisien. Misalnya bagi mereka yang tinggal jauh dari perguruan tinggi atau sekolah konvensional.

Walaupun demikian pemanfaatan internet untuk pembelajaran atau e-learning juga tidak terlepas dari berbagai kekurangan. Berbagai kritik (Bullen, 2001, Beam, 1997), antara lain.

Pertama, Semakin berkurangnya interaksi antara dosen dan mahasiswa atau bahkan antar siswa itu sendiri. Kurangnya interaksi ini bisa memperlambat terbentuknya values dalam proses pembelajaran.
Kedua, Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan sebaliknya mendorong tumbuhnya aspek bisnis/komersial.
Ketiga, Proses pembelajarannya cenderung ke arah pelatihan daripada pendidikan.
Keempat, Berubahnya peran dosen dari yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, kini juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran yang menggunakan ICT.
Kelima, Mahasiswa yang tidak mempunyai motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal.
Keenam, Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet.
Ketujuh, Kurangnya tenaga yang mengetahui dan memiliki keterampilan mengoperasikan internet.
Kedelapan, Kurangnya orang ahli dalam hal penguasaan bahasa pemrograman komputer.

BAB 3
SIMPULAN

Teknologi Internet memberikan kemudahan bagi siapa saja untuk mendapatkan informasi apa saja dari  mana saja dan kapan saja dengan mudah dan cepat. Informasi yang tersedia di berbagai pusat data di berbagai komputer di dunia. Selama komputer-komputer tersebut saling terhubung dalam jaringan Internet, dapat kita akses dari mana saja. Ini merupakan salah satu keuntungan belajar melalui Internet.

Pemanfaatan Internet sebagai media pembelajaran mengkondisikan siswa untuk belajar secara mandiri. Para siswa dapat mengakses secara online dari berbagai perpustakaan, museum, database, dan mendapatkan sumber primer tentang berbagai peristiwa sejarah, biografi, rekaman, laporan, data statistik.

Siswa dapat berperan sebagai seorang peneliti, menjadi seorang analis, tidak hanya konsumen informasi saja. Mereka menganalisis informasi yang relevan dengan pembelajaran dan melakukan pencarian yang sesuai dengan kehidupan nyatanya. Siswa dan guru tidak perlu hadir secara fisik di kelas,karena siswa dapat mempelajari bahan ajar dan mengerjakan tugas-tugas pembelajaran serta ujian dengan cara mengakses jaringan komputer yang telah ditetapkan secara online

DAFTAR PUSTAKA

Lejap, Rofinus Emi (2012), Peran Internet dalam Belajar Secara Onlinehttp://www.teknologi-informasi-pendidikan.com/Belajar%20Secara%20Online.html . Diakses pada bulan April 2013.

Munir, (2005), Manajemen Kelas Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: UPI Press.

Munir, (2008), Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: Alfabeta.

Setiawan, W. & Munir, (2006), Pengantar Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: UPI Press
Tata Cara Koneksi Ke Internet

A. Perangkat Keras Yang Digunakan Untuk Koneksi Ke-Internet
Untuk dapat mengakses Internet kita membutuhkan beberapa perangkat keras diantaranya adalah:
1.      Komputer/Notebook
Di sarankan komputer yang digunakan untuk koneksi ke Internet memiliki spesifikasi minimal sebagai berikut :
ü Prossesor Pentium 2 (350MHz), minimal prossesor 486ü RAM (Memory computer) 128 Mb, minimal 16Mbü Harddisk 10Gbü Monitor yang mendukung resolusi minimal 800×600 pixelü Sistem Operasi Linuk, windows 98 atau windows XP
2. Modem (Modulator-Demodulator)
Dengan Modem memungkinkan sebuah komputer terhubung ke jaringan Internet. Modem merupakan alat yang mampu mengubah sinyal Digital menjadi sinyal Analog, sinyal analog inilah yang ditransmisikan melalui kabel telepon. Selanjutnya sinyal analog tersebut diubah kembali menjadi sinyal Digital, sinyal digital inilah yang diterima oleh komputer. Ada dua jenis modem yaitu Modem Internal (di pasang di dalam CPU) dan Modem External (Di pasang di luar CPU)

3. Jaringan Telepon Kabel
Jaringan telepon kabel merupakan media penghubung antara komputer dengan jaringan Internet.

4. Kabel dan Konektor, untuk Jaringan Telepon Kabel maka kita membutuhkan Kabel penghubung yaitu kabel RJ-11. Sedangkan untuk handphone harus menggunakan kabel data bawaan dari handphone tersebut.

5. Telepon Celluler (Handphone/HP), dapat dihubungkan ke jaringan Internet dengan beberapa cara yaitu: dengan kabel data, bluetooth atau infrared.

6. Bluetooth, alat untuk mentransmisikan data dengan menggunakan gelombang radio pada frekwensi tertentu.

7. Infrared, alat untuk mentransmisikan data dengan gelombang sinar infra merah.
Pada prakteknya tidak semua alat yang tersebut di atas digunakan secara sekaligus, tetapi kita hanya membutuhkan beberapa alat saja tergantung bagaimana cara kita koneksi ke Internet. Koneksi ke Internet dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu :
1. Menggunakan JaringanTelepon Kabel
2. Menggunakan Jaringan GPRS pada HP
3. Menggunakan Jaringan Televisi/TV-Kabel
4. Menggunakan Jaringan WIFI (Wirelles Fidelity)
5. Menggunakan Jaringan WARNET (Warung Internet)
B. KECEPATAN AKSES INTERNET
Ada beberapa hal yang mempengaruhi kecepatan akses internet, salah satunya adalah Modem yang kita gunakan.

1. Modem Internal/External
Modem Jenis ini yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke internet melalui jaringan telepon kabel. Modem Jenis ini memiliki kecepatan 33kbps s/d 56kbps.

2. Mobile Modem
Salah satu bentuk dari modem external, Tetapi menggunkan teknologi GPRS/3G/3,5G untuk mentransmisikan data. Modem jenis ini di desain secara khusus menggunakan SIM CARD baik GSM ataupun CDMA dan memiliki kecepatan 480kbps. Koneksinya ke komputer menggunakan USB.

3. Handhone Modem (Modem yang ada di dalam Handphone)
Teknologinya sama dengan Mobile Modem, hanya cara koneksi ke komputer yang berbeda. Jika menggunakan Kabel data kecepatannya 480kbps dan jika menggunakan bluetooth hanya 115kbps.

4. Kecepatan Akses GPRS adalah 115kbps. Dikenal dengan teknologi seluler generasi ke 2

5. Kecepatan Akses 3G merupakan teknologi seluler generasi ke tiga yang ditandai dengan hadirnya UMTS(Universal mobile Telecomunication System), dalam kondisi stabil memiliki kecepatan akses 2Mbps

6. Kecepatan Akses 3,5G merupakan pengembangan dari teknologi UMTS yaitu teknologi HSDPA(High Speed Downlink Packet Access) yang memiliki kecepatan akses 3,6mbps s/d 7,2Mbps.

C. TATA CARA KONEKSI KE INTERNET
Pada intinya suatu komputer yang terhubung ke jaringan internet harus melalui ISP (Internet Service Provider / Penyedia jasa layanan Internet ). Banyak cara agar komputer bisa terhubung ke jaringan internet seperti yang tersebut di atas, Berikut ini akan dijelaskan Tata Cara Koneksi Ke Internet dengan menggunakan Jaringan Telepon Kabel dan Telepon Seluler.
1. Koneksi Internet Menggunkan Jaringan Telepon Kabel (Telkomnet Instan)
Telkomnet Instan merupakan layanan akses Internet Dial-Up secara mudah tanpa harus mendaftar terlebih dahulu dan tidak mesti kita berlangganan. Konsep layanan yang mudah dan sederhana. Tarif telkomnet Instan hanya Rp.165 per menit, sudah termasuk biaya internet dan pulsa lokal.
Untuk koneksi ke Telkomnet instan, alat yang dibutuhkan adalah:
a. Perangkat komputer
b. Jaringan Telepon Kabel (Telepon Rumah)
c. Kabel RJ-11 dan konektornya
d. Modem Internal atau External, menggunakan protokol V.90 yang mampu memberikan akses Internet berkecepatan 56kbps.
Tata cara koneksi ke Internet:
a. Instalalasi Modem
Instalasi secara fisik, yaitu memasang modem ke komputer. Setelah itu kita baru menginstan Drive (Software Modem). Biasanya modem internal yang terinsal di komputer akan terdeteksi secara otomatis oleh windows XP, artinya kita tidak perlu menginstan Drive lagi.
b. Cek Modem
Cek modem dilakukan untuk menyakinkan bahwa drive modem sudah benar-benar terinstal. Caranya adalah Menuju ke System Properties:
Performance
à Control Panel àKlik Start  &  SystemàMaintenance
Pada Kotak dialog System Properties :
 klik 2x Modem, perhatikan gambar:
àDevice Manager àKlik Hardware  berarti drive modem sudah terinstal. Selanjutnya hubungkan komputer dengan jaringan telepon menggunakan kabel RJ-11.
c. Setting Dial UP
Dial Up merupakan sarana untuk koneksi ke server ISP (Internet Service Provider). Setting Dial Up diperlukan untuk menentukan nomor telepon ISP yang akan di Dial oleh modem. Untuk Telkomnet Instan Nomor Dial Up adalah 080989999.
Caranya adalah :
 Network Conection
à Comunication à Accessories à All Program àKlik Start
Pada Jendela Network Connections
 New Conection, Selanjutnya perhatikan gambar:
àKlik File
d. Akses Telkomnet Instan
Selanjutnya mengisi User name dan password seperti gambar berikut :
User Name : telkomnet@instan
Password : telkom
Nomor Dial : 080989999
Kemudian Klik Dial, dan akan muncul :
Conecting Telkom Net
Jika tidak ada masalah akan muncul icon tray (bergambar komputer kedap-kedip) di sudut kanan bawah , ini menandakan kita sudah terhubung ke ISP dari telkomnet Instan. Selanjutnya kita baru dapat koneksi ke Internet dengan cara Browsing dengan program Browser misalnya: Internet Explore, Mozilla Firefox, Opera, Netscape dll.
Untuk mengakhiri koneksi ke Internet klik ganda icon tray (bergambar komputer kedap-kedip) di sudut kiri bawah, maka akan muncul kotak dialog seperti pada gambar di samping. Selanjutnya klik Disconnect.
 Telkom Netà Connec To -àUntuk Akses telkomnet instan selanjutnya kita tinggal Klik Start
2. Koneksi Internet Menggunakan Telepon Seluler
Kita juga bisa mengakses Internet melalui Handphone (HP) dengan menggunakan Fasilitas GPRS (General Packet Radio Service).
GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan multimedia). Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas (per-kilobite) yang didownload.

Jumat, 07 Desember 2012

Akses Internet Langkah Awal Menuju Dunia Informasi Dan Komunikasi Global

A. Mengenal Internet

1. Pengertian Internet

Internet (kependekan dari interconnection-networking) secara harfiah ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.

Pengertian internet menurut para ahli :

Lani Sidharta, menyatakan bahwa internet adalah suatu interkoneksi sebuah jaringan komputer yang dapat memberikan layanan informasi secara lengkap. Dan, terbukti bahwa internet dilihat sebagai media maya yang dapat menjadi rekan bisnis, politik, sampai hiburan. Semuanya tersaji lengkap di dalam media ini.
Khoe yao tung menyatakan bahwa intenet adalah jaringan yang satelit komunikasi yang fungsinya sangat beragam dan tentu merupakan pendukung internet di seluruh dunia

2. Sejarah Internet

Pada awalnya internet adalah jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network. Proyek tersebut sebenarnya dibentuk untuk tujuan militer. Dan hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah.

Namun, pada perkembangannya semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya sehingga dipecah menjadi 2 yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

Begitulah terus mengalami perkembangan sehingga pada akhirnya internet bisa dengan begitu mudahnya diakses oleh hampir semua orang di dunia.

Beberapa layanan populer yang dapat digunakan oleh pengguna di internet diantaranya email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, berbagi berkas (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH.

Internet juga memungkinkan komunikasi antar 2 orang atau lebih yang berbeda tempat bahkan antar negara dengan menggunakan program pengirim pesan instant seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN Messenger Windows Live Messenger, Twitter.

Selain itu dengan internet juga memungkinkan bagi sekelompok orang untuk membangun suatu komunitas, Baik itu melalui situs jejaring social seperti facebook dan twitter ataupun melalui forum-forum.

Bahkan internet juga bisa digunakan sebagai sarana bisnis. Ada banyak sekali aktifitas bisnis yang bisa dilakukan melalui media internet diantaranya berjualan barang secara online.

3. Manfaat Internet

a. Alat KomunikasiKomunikasi di bedakan menjadi 3 bagian yaitu : tatap muka, percakapan telepon, dan chatting atau mail, email adalah metode komunikasi yang sangat disukai sekarang, karena metode ini tidak langsung kebanyakan orang lebih memilih metode ini karena kita dapat memilih untuk merespons atau tidak - dan bisa menyampaikan pesan Anda tanpa harus tatap muka atau berkomunikasi secara langsung.b. online BankingJika Anda belum mulai perbankan online, Anda pasti harus mempertimbangkan itu lagi, Alasan untuk melakukannya online Banking sangat banyak, seperti: Anda tidak harus terus-menerus menulis cek untuk membayar tagihan Anda, menjilat amplop, dan membeli perangko. Anda dapat dengan mudah membayar tagihan rutin dengan beberapa klik dan pembayaran akan dilakukan secara elektronik pada hari yang tepat untuk menghindari biaya terlambat.c. Pencarian (Searching)Suatu hari ketika anda ingin belajar lebih lanjut dan mengetahui tentang topik-topik atau berita - berita tertentu tentunya Anda akan membuka sebuah buku, ensiklopedia atau kamus, tapi tidak semua informasi dapat kita temui di buku atau kamus saja, nah dengan adanya internet kita bisa mencarinya di mesin pencari cepat yang dapat memberi kita ribuan link berdasarkan kata kunci tertentu. atau search engine seperti Googleyahoo, dll,d. Belanja onlineAnda selalu dapat menemukan secara online. jika anda tidak bisa menemukan baju merk A, sepatu merek B dan untuk kebutuhan lainnya di toko-toko lokal kenapa kita tidak mencoba untuk menemukannya secara online di website toko online yang sekarang ini telah menjamur dan mungkin sedang menjadi trend Berbelanja melalui Toko Online di jaman sekarang, kemungkinan kebutuhan yang anda inginkan bisa anda temukan secara online tanpa harus keluar rumah.e. Memasarkan produkDengan popularitas internet, telah terjadi ledakan di konten online, Sebagai hasil dari ini ada keuntungan besar dalam memasarkan produk anda, dan ini merupakan kesempatan yang luar biasa di dunia online dan kita bisa Mencari tambahan penghasilan melalui Internet. Sebagai contoh Ketika kamu memasang Iklan usaha dimedia cetak. Bagaimana agar pembaca bisa lebih mengetahui lebih detail profil produk yang anda jual, sementara ruang lingkup yang terbatas dan Tentunya website sebagai sarananya. Disamping lebih efektif dan akan memudahkan penjualan, calon customer mencari tau apa yang anda tawarkan, juga usaha akan terlihat lebih profesional dan penjualan tidak hanya sebatas lokal saja. Tetapi ke seluruh Indonesia atau bahkan international.




4. Fasilitas Layanan Dalam Internet

a. Electronic Main atau e-mail.
Email adalah surat atau pesan elektronik yang dikirimkan dan diterima oleh dan antar individu atau komputer. Email bekerja seperti mesin penjawab telpon, walaupun kita tidak sedang online dengan internet kita masih bisa menerima email dari seluruh penjuru dunia.
Saat ini, email tidak hanya berisi teks saja tetapi sudah bisa dilampiri dengan grafik, gambar foto dan juga suara bahkan animasi. Email juga dapat digunakan untuk berkirim surat secara langsung kepada beberapa orang sekaligus. Berkirim dan menerima email, saat ini sudah menjadi hal yang umum dilakukan orang di internet. Kita bisa berkomunikasi dengan siapa saja di seluruh dunia dengan fasilitas email ini, asalkan sudah memiliki alamat email tertentu.
contoh alamat email : duik@peter.petra.ac.id, steam2002@hotpop.com

b. Discussion Group.
Biasanya kita gunakan email untuk orang-orang yang sudah kita kenal dengan baik, akan tetapi kita juga dapat gunakan email untuk saling bertukar informasi, berdiskusi dan berdialog dengan orang lain. Kita dapat berpartisipasi dalam diskusi dan debat dengan topik yang beragam mulai dari hobi sampai pada permasalahan komputer atau malah masalah hiburan dan artis.
Maling List.
Mailing List atau sering disebut milis di kalangan neter Indonesia, adalah salah satu jenis discussion group di Internet. Anggota milis dapat berkomunikasi dengan mengirimkan email pada list address. Setiap email yang masuk kemudian akan dikirim balik ke setiap member milis tersebut. Untuk menjadi member sebuah milis dimulai dengan mengirim email ke subsription address. Setelah menjadi member kita bisa menerima email dari yang lain dan juga mengirimkan email ke milis.
Contoh alamat milis :
list address : dgweb@yahoogroups.com
langganan : dgweb-subscribe@yahoogroups.com
berhenti : dgweb-unsubscribe@yahoogroups.com
Newsgroups.
Newsgroups adalah juga salah satu discussion groups yang ada di internet. Tidak seperti milis, newsgroups menggunakan komputer jaringan khusus yang disebut sebagai UseNet. Setiap komputer terdapat beberapa newsgroup. Setiap newsgroups diatur berdasarkan satu topik general yang kemudian dibagi menjai beberapa subtopik dibawahnya.
contoh newsgroup : rec.arts.cinema
rec adalah topik utama, arts adalah subtopik dan cinema sub-subtopik.

c. FTPFTP atau File Transfer Protocol, adalah layanan internet untuk melakukan transfer file antara komputer kita dengan server di internet. Cukup banyak server di internet yang menyediakan layanan ini sehingga kita bisa mengkopi file-file di server ke komputer kita, hal ini yang disebut download. Selain itu kita juga bisa mengkopi file-file di komputer kita ke server di internet, hal ini disebut dengan upload.

d. Telnet
Beberapa server di internet memperbolehkan kita untuk mengaksesnya dan menjalankan beberapa program yang diinstal pada komputer itu. Layanan ini disebut sebagai telnet. Penggunaan server ini sama seperti kalau kita melakukannya pada komputer di jaringan lokal.
Contohnya : spacelink.msfc.nasa.gov, adalah layanan telnet gratis dari NASA tentang sejarah dan seluk beluk NASA.

e. GopherGopher adalah aplikasi perangkat lunak yang tesusun atas untaian menu sistem pencarian dan penemuan kembali. Situs Gopher adalah komputer yang menampilkan menu-menu yang mewakili data dan informasi yang tersedia. Secara mendasar, menu-menu ini adalah daftar isi untuk mengolah dan menunjuk ke sebuah informasi tertentu. Layanan ini menggunakan FTP untuk pertukaran file dan Telnet untuk koneksi dengan server tertentu.

f. World Wide WebWWW adalah layanan internet yang paling banyak dikenal orang dan paling cepat perkembangan teknologinya. Layanan ini menggunakan link hypertext yang disebut hyperlink untuk merujuk dan mengambil halaman-halaman web dari server. Halaman web dapat berisi suara, gambar, animasi, text, dan program perangkat lunak yang menyusunnya menjadi dokumen yang dinamis. Pengguna dapat melihat World Wide Web dari sebuah browser yaitu program yang dapat menampilkan HTML (skrip halaman web).

B. Perangkat Komputer Untuk Akses Internet

Hardware Untuk Akses Internet

(1) Komputer

Spesifikasi minimal untuk PC (Personal Computer) atau laptop agar bisa diguakan untuk mengakses internet adalah :
    - Processor Pentium III 500 Mhz
    - Ram 64 MB
    - VGA Card 4 MB
    - Sound Card dan Speaker
    - CD ROM
    - Harddisk 10 GB
    - Monitor CRT SVGA

(2) Modem

Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.

Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem menerima data dari luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.

Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer.

Jenis-jenis modem berdasarkan beberapa kategori :

A. Berdasarkan letak di CPU Komputer
     1. Modem eksternal


         Modem yang ditempatkan di luar perangkat utama CPU. Modem ini terpisah dari PC dan dihubungkan melalui kabel LAN dan kabel USB, tergantung tipe modemnya.
     2. Modem internal.


         Merupakan modem yang dipasang dalam komputer terutama pada slot ekspansi yang tersedia dalam mainboard komputer. Rata-rata kecepatan modem internal untuk melakukan download adalah 56 Kbps.

  B. Berdasarkan cara koneksi dengan ISP
     1. Modem wireline atau wired adalah
         Modem yang menggunakan media kabel untuk berkoneksi dengan ISP
     2. Modem wireless adalah
         Modem yang menggunakan media nirkabel (gelombang elektronik) untuk berkoneksi dengan ISP
  C. Berdasarkan ISP yang digunakan
     1. Modem ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)
     2. Modem DSL (Digital Subscriber Line)
     3. Modem CDMA (Code division multiple access)
     4. Modem GSM (Global System for Mobile Communication)
     5. Modem Dial Up

(3) Saluran Telepon
Saluran telpon juga merupakan perangkat keras yang penting dan diperlukan untuk menghubungkan komputer dengan internet. Penggunaan sauran telpon ini juga diikuti dengan penggunan modem dial up. Selain saluran telepon, untuk melakukan akses internet juga bisa dilakukan dengan menggunakan TV kabel. Untuk bisa mengakses internet menggunakan jaringan TV kabel maka modem yang dipakai adalah modem kabel.

Perangkat Keras Pendukung
Selain ketiga perangkat utama di atas (computer, modem, saluran telpon) terdapat juga beberapa perangkat keras pendukung akses internet. Antara lain: 

1. Hub / Switch


Hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan.


Switch jaringan (atau switch untuk singkatnya) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC).
Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.

2. Repeater


Repeater adalah Repeater merupakan perangkat yang digunakan untuk menerima sinyal dan memancarkan kembali sinyal tersebut dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli, singkatnya repeater berfungsi untuk menguatkan sinyal agar sinyal dikirim sama dengan sinyal aslinya .

3. Bridge
Adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. bridge juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda, seperti halnya antara Token Ring dan Ethernet.

4. Router
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.

Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP. Sementara itu, bridge jaringan berjalan pada lapisan kedua pada model OSI (lapisan data-link), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, yakni MAC address.

Lalu, kapan penggunaan bridge jaringan dilakukan dan kapan penggunakan router dilakukan? Bridge, sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang sama (sebagai contoh: segmen jaringan berbasis IP dengan segmen jaringan IP lainnya). Selain itu, bridge juga dapat digunakan ketika di dalam jaringan terdapat protokol-protokol yang tidak bisa melakukan routing, seperti halnya NetBEUI. Sementara itu, router sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang berebeda (seperti halnya untuk menghubungkan segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.) Secara umum, router lebih cerdas dibandingkan dengan bridge jaringan dan dapat meningkatkan bandwidth jaringan, mengingat router tidak meneruskan paket broadcast ke jaringan yang dituju. Dan, penggunaan router yang paling sering dilakukan adalah ketika kita hendak menghubungkan jaringan kita ke internet. 

Rabu, 19 Oktober 2016

Nubia Rilis Z11 Mini S: Flagship gahar Harga 3 Jutaan


Sub brand ZTE, Nubia baru saja merilis smartphone baru dengan nama Nubia Z11 Mini S. Smartphone ini merupakan penerus dari Nubia Z11 Mini yang dirilis bulan April lalu.

Nubia Z11 Mini sendiri merupakan ponsel kelas menengah dengan chipset Qualcomm Snapdragon 617. Kali ini Nubia menghadirkan penyegarannya dengan membekali Z11 Mini S dengan chipset Snapdragon 625 yang lebih baru dan tentunya lebih powerful. Chipset kelas menengah Qualcomm tersebut dipadukan dengan RAM 4GB di Z11 Mini S ini. Untuk memori internal terdapat dua varian, yaitu 64GB dan 128GB.



Di sektor kamera, Z11 Mini S juga dibekali dengan kamera yang terbilang tak biasa di kelasnya. Ponsel ini membawa modul kamera belakang dengan sensor Sony IMX318 berresolusi 23MP (f/2.0 apperture, FPDAF, 0.1 seconds speed focus, 6P lens) dan kamera depan dengan resolusi 13MP. Untuk display, Z11 Mini S punya layar 2.5D seluas 5,2 inci dengan resolusi Full HD. Ponsel ini dibekali battery dengan kapasitas 3000mAh. Tak ketinggalan, smartphone ini juga sudah dilengkapi dengan fingerprint scanner di bagian belakang.

Fitur lain: Dual Sim slot hybrid 4G VoLTE, Bluetooth 4.1, dual-band WiFi, USB Type C, Android Marshmallow (Nubia UI 4.0).


ZTE akan mulai menjual Nubia Z11 Mini S ini mulai tanggal 25 Oktober di China. Untuk harga sendiri, ponsel ini sangat menggoda. Varian storage 64GB akan dijual dengan harga 1499Yuan atau sekitar 3 juta rupiah dan varian 128GB dibanderol 1899Yuan atau sekitar 3,8 juta rupiah.

Foto: GizmoChina