Tips Buat Kamu!

Pokemon Go Akhirnya Resmi Di Indonesia!

Pokemon GO Akhirnya Resmi dirilis di indonesia.  Setelah penantian yang cukup lama dari para trainers di indonesia, akhirnya mereka ...

Sabtu, 06 Agustus 2016

Smartphone Ini Nyaris Tanpa Bezel!

Flagship LeEco Tanpa Bezel.
Muncul konsep smartphone dari LeEco dengan layar tanpa bezel dan desain yang super mewah. konsep smartphone ini tak terlihat seperti ponsel ponsel pada umumnya, pasalnya layar pada konsep ini terlihat nyaris tanpa bezel atau pinggiran pada sisi layar smartphone. selain itu, dimensi bodi yang super tipis membuat kesan mewah pada smartphone ini makin menjadi jadi, oleh karena itu kabarnya spesifikasi yang akan membawa spesifikasi kelas atas.


 Spesifikasi tersebut seperti layar beresolusi 4K, Prosessor buatan Qualcomm Snapdragon 820, dan dual kamera.dengan spesifikasi kelas atas tersebut, tentunya smartphone ini akan menyasar kalangan high end.

akankah desain ini akan terwujud?

Sumber : GizmoChina

Gak Cuma S7, Xiaomi Juga Punya Layar Lengkung!


CEO Xiaomi, Lei Jun tampaknya telah membenarkan bahwa Xiaomi tengah mengembangkan ponsel dengan layar lengkung (Curved Screen). Namun, ia tidak membeberkan lebih detail soal perangkat tersebut. Meski begitu, pengguna Weibo (sosmed di China) mulai membicarakan soal spesifikasi yang mungkin dibawa oleh device ini.

Ketika membicarakan soal smartphone dengan layar lengkung, pastilah kita akan tertuju pada dua flagship dari Samsung, yakni Galaxy S6 Edge dan Galaxy S7 Edge.Walau begitu, rumornya Xiaomi tak akan gunakan panel layar dari Samsung, melainkan akan usung layar OLED milik LG dengan bentang 5.7 inch.

Device ini juga dirumorkan akan punya body full metal. Untuk dapur pacu, Xiaomi akan tanam chipset Snapdragon 823 yang dipadukan dengan RAM 6GB. Untuk sektor kamera device ini bakal dibekali dua kamera utama dengan resolusi 12 atau 13MP. Ponsel ini kemungkinan tidak akan rilis dalam waktu dekat dikarenakan LG belum memproduksi masal panel lengkung tersebut, dan diharapkan ponsel ini akan dirilis pada musim semi tahun depan.



Ya, semua tulisan diatas memang masih sekedar rumor, namun rasanya untuk beberapa bulan mendatang sepertinya smartphone dengan layar lengkung tak akan jadi barang asing lagi. Vivo telah merilis Vivo XPlay 5 dengan layar lengkung. Lalu Huawei dan Meizu juga dikabarkan tengah menggarap ponsel layar lengkung.


Sumber: GizmoChina

OnePlus 3 Mini Muncul di GFXBench, Bawa Spesifikasi Kelas Atas dengan Ukuran Compact



Sebelum OnePlus merilis OnePlus 3, banyak vendor-vendor ponsel yang merilis smartphone dengan lebih dari dua varian. Namun saat itu, OnePlus justru hanya merilis satu varian OnePlus 3. Namun, kali ini sepertinya hal tersebut akan berubah. Pasalnya muncul satu device dengan nama OnePlus 3 Mini di GFXBench. Namun hal ini belum pasti dan belum ada konfirmasi dari pihak OnePlus.


Bahas device nya, sesuai yang ditampilkan di GFXBench device ini punya ukuran layar 4.6inch dengan resolusi Full HD, RAM 6GB, Storage 64GB dan chipset Qualcomm Snapdragon 820 dengan clockspeed 2.2GHz. Device ini juga bawa kamera utama 13MP yang dapat merekam video dengan resolusi 4K dan kamera depan 8MP untuk selfie dan video call. OnePlus 3 Mini ini juga miliki fitur NFC dan sudah berjalan pada Android Marshmallow 6.0. Sayangnya, perangkat ini hanya miliki satu slot sim card.

Dari spesifikasi yang tertulis, ponsel ini akan jadi ponsel compact dengan spesifikasi kelas atas. Ukuran layar 4.6inch dengan resolusi Full HD tentu akan sangat memanjakan mata penggunanya. So, berharap ponsel ini benar-benar dirilis OnePlus?

Kok RAM di Ponsel Android Sampe 6 GB?

iOS vs Android



Pertanyaan ini beberapa kali ditanyakan oleh orang orang : "Kenapa device-device Android sekarang RAM nya gede-gede (rata2 diatas 2GB) bahkan sampai ada yang 6GB? Sedangkan Smartphone dari Apple masih bertahan pake RAM 1-2GB."

Oke saya disini bakal menjawab dan membahas beberapa faktor nya. Jawaban disini agak mengarah ke programming ya karena masalah utamanya ada di Pemrograman yang dipakai di kedua sistem operasi tersebut. Android menggunakan bahasa pemrograman Java sedangkan iOS gunakan bahasa pemrograman 'Objective-C'. 

"Terus?"

Hal ini berefek ke performa nya secara langsung, karena di Java, Android memanfaatkan fitur/service bernama 'Garbage Collector' sedangkan di pemrograman C yang dipakai iOS tidak.

"Hmm.. Apa tuh garbage collector?"

Garbage Collector adalah sebuah proses penggunaan kembali memori setelah aplikasi Android menggunakannya. Proses ini akan berjalan dengan baik di sistem memori dengan ruang yang lega, namun ketika banyak aplikasi berjalan di latar, performanya akan menurun. Intinya garbage collector ini mengatur sektor pemakaian memori di Android dan membutuhkan memori lebih besar agar fitur ini dapat berjalan dengan lancar serta tidak mengganggu aktifitas lain.

"Kalo butuh memori yang lega, kenapa Android pake Java? ga pake C aja kaya di iOS?"

Hal ini mungkin untuk memudahkan para programmer ataupun para pengembang dengan tidak perlu memikirkan masalah penggunaan memory (‘pointer management’). Karena semua masalah penggunaan memory akan diatur oleh si garbage collector tadi.

iPhone 6s credit: techradar.com


"Oh gitu, nah kalo iOS nya gimana tuh?"

Seperti yang disebutkan diatas tadi, iOS mamakai pemrograman C yang sedikit lebih rumit karena programmer harus mengatur penggunaan memory-nya secara manual dengan cara yang dinamakan 'reference counter'. Sebenarnya Mac OS pun menggunakan fasilitas 'Garbage Collector' namun fasilitas itu dirasa tidak cocok jiga diterapkan di ponsel yang memiliki spesifikasi lebih rendah. 

Namun semakin kesini (tepatnya dimulai saat iOS 5) Apple dikabarkan telah berhasil memecahkan masalah 'reference counter' dengan menerapkan 'Automatic Reference Counter'. Automatic Reference Counter terjadi saat compile time (pada saat kode teks program di ubah ke bahasa mesin yang dimengerti oleh iOS device). Sehingga tidak ada performance yang terbuang pada saat program dijalankan. 

Dan setelah penemuan ARC tersebut, Apple pun menghilangkan fasilitas Garbage Collector di Mac OS dan menggantinya dengan ARC demi peningkatan performa di Mac OS.


OnePlus 3. credit: cnet.com


"Keren yah ARC ARC an itu. Kenapa Android ga nerapin ARC sekalian?" 

Mungkin bisa saja Android melepas pemrograman Java dan mulai membangun pemrograman baru pake teknologi ARC tersebut. Namun sepertinya mustahil karena hal tersebut pasti membutuhkan riset yang cukup lama. 

Belum lagi Android merupakan sebuah sistem operasi open source yang dipakai oleh bermacam-macam vendor (Samsung, LG, Asus, dll.) Hal ini membuat variasi hardware terlalu banyak dan membuat optimalisasi software diserahkan pada masing-masing vendor. Dan tidak semua vendor bisa mengoptimalisasikan software dan hardware secara maksimal.

Berbeda dengan iOS yang hanya digunakan oleh device-device dari Apple saja. Sehingga lebih fokus untuk mengoptimalisasikan software dengan hardware nya.

"Kok kayanya iOS tanpa cacat gitu? seolah-olah menang telak dari Android terutama dari segi performa"

Ga juga sih sebenarnya, Lag ataupun lemot juga sering dijumpain di perangkat iPhone. Seringnya sih saat habis update dan software nya belum 'klop' dengan perangkat tersebut. Dan hal itu sangat sering dijumpai kok. Jadi iOS ga menang telak juga dari Android. huehue...


Cukup deh tulisannya, semoga membantu memberi pencerahan :D

Rabu, 03 Agustus 2016

Hal Yang Perlu Kamu Tau Tentang Samsung Galaxy Note 7

Hal Yang Perlu Kamu Tau Tentang Samsung Galaxy Note 7


Sang raksasa smartphone kembali mengaum. Tugas Samsung untuk menetaskan dua smartphone flagship tahun 2016 kini sudah tuntas. Smartphone yang identik dengan stylus pintarnya, Galaxy Note, sudah resmi diumumkan secara global. Uniknya, generasi keenam dari Galaxy Note ini dinamakan Galaxy Note 7. Alasannya untuk memberikan kesan bahwa smartphone ini setara denganGalaxy S7. Karena itulah Samsung memilih menggunakan angka 7, bukan 6.
Samsung Galaxy Note 7 adalah smartphone yang cukup mirip dengan Galaxy S7. Kemiripan ini bisa dilihat dari bentuk maupun fitur yang dibawanya. Samsung Galaxy Note 7 adalah seri Galaxy Note pertama yang sanggup menahan cipratan air atau bahkan tenggelam di dalamnya. Adapun sertifikasi yang dibawanya adalah IP68. Ketangguhan lain dari Galaxy Note 7 tercermin dari layarnya yang sudah dilapisi Gorilla Glass 5. Anda bisa mengetahui kehebatan Gorilla Glass 5 di sini.
Layar Galaxy Note 7 berdimensi 5,7 inci, terbuat dari panel Super AMOLED, membawa resolusi 2.560 x 1.440 piksel. Keistimewaan dari layar ini adalah fitur HDR yang biasanya hanya ada pada perangkat TV 4K. Sama seperti teknologi HDR pada kamera, HDR pada layar juga bisa meningkatkan kontras dan kecerahan tampilan.
Pada sisi hardware, tidak ada hal baru yang ditawarkan Samsung. Galaxy Note 7 membawa prosesor Qualcomm Snapdragon 820 atau Exynos 8890, sama seperti Galaxy S7. Kapasitas RAM-nya hanya 4 GB, bukan yang tertinggi untuk saat ini. Sedangkan storage-nya sejauh ini hanya tersedia satu pilihan kapasitas saja, yaitu 64 GB. Anda bisa menambahnya melalui slot microSD hingga 2 TB. Sementara baterainya lumayan besar dengan kapasitas 3.500 mAh.
note-7-06
Adapun hal baru yang dibawa oleh Samsung Galaxy Note 7 adalah port USB Type-C. Ya, ini adalah kali pertama Samsung menggunakan port USB baru ini pada lini smartphone-nya. Proses pengisian baterai pun makin cepat dengan adanya teknologi fast charging. Tidak ketinggalan, Samsung Galaxy Note 7 membawa dua sensor pemindai sekaligus, yaitu pemindai sidik jari (tombol home) dan pemindai retina mata di dekat kamera depannya.
Nah, bicara kamera, hardware yang digunakan lagi-lagi sama seperti Galaxy S7. Resolusi kamera utamanya 12 MP, sedangkan kamera depannya 5 MP. Kamera utamanya masih mengandalkan teknologi Dual-Pixel yang memiliki kecepatan tinggi dalam menangkap fokus foto. Kamera ini juga bisa merekam video hingga resolusi 2.160p.
note-7-05
Satu fitur paling penting sekaligus senjata utama dari Samsung Galaxy Note 7 adalah fitur S-Pen-nya. Samsung meningkatkan kemampuannya, dimana Anda kini bisa menerjemahkan kata atau kalimat di sebuah teks dengan mudah menggunakan S-Pen dengan pilihan 71 bahasa. S-Pen juga memiliki kemampuan magnifier atau kaca pembesar. Yang lebih ekstrem lagi, kini Anda bisa menulis di layar smartphone menggunakan S-Pen saat di dalam air.
Samsung Galaxy Note 7 bakal mengusung OS Android 6.0 Marshmallow dan tersedia dalam empat pilihan warna: black onyx, silver, gold platinum, dan blue coral. Amerika Serikat bakal jadi negara pertama yang kedatangan Galaxy Note 7 pada 19 Agustus 2016. Urusan harga, Samsung Indonesia bakal membanderolnya seharga Rp10.777.000.

Sumber : DroidLime

Selasa, 02 Agustus 2016

DUAL KAMERA DI SMARTPHONE? BUAT APA?

blogspot.co.id

DUAL CAMERA DI SMARTPHONE? BUAT APA?

androidcentral

Pertanyaan yang sering muncul di Official Account GadgetsInThink, terutama setelah nge-post Smartphone dengan Dual Camera"Min dual camera buat apa?". Sebenarnya udah pernah dibahas di OA, tapi karena postingannya tenggelam jauh so, bakal saya posting disini.

Dual Camera sepertinya bakal jadi tren, mengingat beberapa smartphone flagship mulai menggunakan dua kamera. Sebut saja HTC One M8, Huawei Honor 6 Plus, LG G5, Huawei P9, Huawei Honor V8 sampai iPhone 7 dirumorkan nantinya akan punya varian dengan dual kamera. Terus fungsinya apa sih kamera ada dua biji? apa ntar bakal ada dua gambar dengan sekali jepret? Yuk baca postingan ini sampe tuntas.

Pada smartphone yang punya dua kamera, masing-masing kamera nya punya tugas yang berbeda. Dan nantinya gambar yang di dapat dari masing-masing lensa akan digabung menjadi satu, dan BOOM! akan menghasilkan gambar yang lebih istimewa. Untuk penjelasan lengkap, pertama kita ambil contoh dari HTC One M8.
Bisa kita lihat, HTC One M8 punya dua kamera yang ukuran fisik nya berbeda, satu punya ukuran lebih besar dan satu lagi punya ukuran yang lebih kecil. Gak cuma ukuran nya aja yang berbeda, tapi tugas dari dua kamera ini juga berbeda. Ini bedanya:
  • Kamera yang punya ukuran besar (bawah) di tugaskan untuk menangkap ruang objek yang lebih lebar atau bahasa kerennya "Wide".
  • Sedangkan kamera yang kecil di atas bertugas mengambil kedalaman gambar (depth). 
Dari hasil kerja dua kamera tersebut, gambar yang dihasilkan HTC One M8 akan terlihat lebih dalam dan lebih lebar dibanding smartphone dengan satu buah kamera saja. Latar depan dan latar belakang gambar pun akan terlihat seolah terpisah dan lebih tajam. Dua kamera tersebut punya kemampuan untuk mengukur jarak antara satu objek dengan objek lain.
phonearena
Sekarang saya ambil satu contoh lagi smartphone dual camera yang baru beberapa bulan lalu dirilis, yakni Huawei P9. Sebenarnya fungsinya gak jauh berbeda, tapi ada yang spesial dengan lensa si P9 ini. Huawei P9 membawa dua kamera, yakni dengan sensor RGB dan Monochrome.

Dua sensor di P9 ini akan bekerja sama. Satu lensa kamera akan mengambil warna RGB (Red, Green, Blue) yang akan membuat gambar lebih menonjol dari sisi kontras dan superior dalam kondisi low-light. Sedangkan kamera monochrome lebih di tujukan untuk mengambil detail gambar.

Dua kamera di Huawei P9 juga miliki fitur untuk mensimulasikan efek wide-aperture yang memungkinkan lebih banyak cahaya yang masuk ke lensa dan membuat gambar pada titik tertentu terlihat sangat dalam.

Kesimpulannya, dua kamera yang ada di smartphone punya tugas yang berbeda tergantung lensa yang dipakai di smartphone tersebut. Biasanya satu kamera untuk menonjolkan warna. Masih belum jelas? Oke, saya kasih video yang mungkin bisa memperjelas tentang dual kamera. Cek dibawah bro.


  • Hands On Honor 6 Plus dari SobatHaPe
  • Review Honor 6 Plus dari SobatHaPe
  • Huawei Honor 6 Plus dari GizmoChina (Bahasa mandarin dengan subtitle english)
  • Dual Camera Smartphones: Explained! dari idola saya Marques Brownlee :D 


Masih ga paham? simpel nya bisa diibaratkan seperti mata kita. Smartphone dengan satu kamera ibarat satu mata kita yang tertutup dan Smartphone dengan dua kamera ibarat mata kamu yang terbuka keduanya. Hanya ibarat, jangan terlalu serius. 
Nah, itu aja yang bisa saya tulis di post ini. Semoga sedikit banyak membuat kamu tahu apa fungsi dua kamera pada Smartphone.

Senin, 01 Agustus 2016

TIPS MENGHEMAT BATTERY SMARTPHONE TANPA APLIKASI




TIPS MENGHEMAT BATTERY SMARTPHONE TANPA APLIKASI



1. Gunakan Wallpaper/Theme dengan warna dominan hitam.

Jika ponsel mu menggunakan panel layar Super AMOLED (Biasanya ada di ponsel-ponsel Samsung). Gunakan Wallpaper/Theme yang memiliki warna dominan hitam. Atau jika tersedia 'Dark/Night Mode' kamu bisa gunakan mode itu. Di panel AMOLED, layar akan mematikan pixel nya untuk menghasilkan warna hitam, jadi semakin banyak pixel yang mati tentunya akan menghemat battery ponsel mu. Tips ini tidak berlaku untuk ponsel dengan panel IPS atau yang lainnya.

2. Gunakan brightness serendah mungkin dan matikan fitur 'Auto Brightness'. 

3. Matikan GPS apabila tidak diperlukan.

4. Aktifkan fitur 'Mode Pesawat'

Aktifkan fitur ini apabila kamu mulai memasuki daerah yang 'miskin' sinyal dan sinyal mulai naik turun, karena hal tersebut akan memaksa Ponsel mu untuk terus mencari sinyal. Dan hal tersebut tentunya juga akan membuat batterymu lebih boros. Kamu juga bisa mengaktifkan fitur ini saat kamu akan tidur di perjalanan, jadi battery tidak akan terkuras banyak saat ponsel tidak digunakan. 

5. Matikan Mode Getar (Vibrate)

Mungkin kalian menganggap hal ini adalah hal yang sangat sepele. Namun, motor elektrik yang digunakan untuk menghasilkan getaran juga akan mengurangi daya battery di ponsel mu.

6. Matikan applikasi yang sudah tidak digunakan.

Banyak pengguna smartphone yang tidak sadar hanya mengeluarkan applikasi tanpa mematikan applikasi tersebut. Biasakan untuk menutup applikasi tersebut dengan benar. Caranya, saat di Home, masuk ke menu recent apps, lalu swipe applikasi yang tidak digunakan.

7. Singkirkan Widget yang tidak terlalu penting

Bersihkan Homescreen mu dari Widget yang tidak begitu penting terutama yang memerlukan koneksi data, seperti Widget Cuaca, Facebook, Twitter, dsb.. Widget tersebut akan terus meminta koneksi data untuk melakukan sinrkonisasi / update. Aktifitas tersebut tentu membutuhkan daya dari battery.